<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pengalaman Petugas Asuransi</title>
	<atom:link href="http://cerita.modelayu.com/kisah-nyata/pengalaman-petugas-asuransi.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cerita.modelayu.com/kisah-nyata/pengalaman-petugas-asuransi.html</link>
	<description>Cerita Dewasa, Cerita Anak, Cerita Humor</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Oct 2011 13:01:42 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: paing</title>
		<link>http://cerita.modelayu.com/kisah-nyata/pengalaman-petugas-asuransi.html/comment-page-1#comment-3022</link>
		<dc:creator>paing</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2010 16:20:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pusatcerita.com/?p=240#comment-3022</guid>
		<description>dobolllllll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dobolllllll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: farhan</title>
		<link>http://cerita.modelayu.com/kisah-nyata/pengalaman-petugas-asuransi.html/comment-page-1#comment-2061</link>
		<dc:creator>farhan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 14:37:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pusatcerita.com/?p=240#comment-2061</guid>
		<description>sebenarnya masalah ini sudah tidak asing lagi kalau kita tahu pada zaman ini, tetapi yang perlu dicermati adalah apakah kita sampai saat ini sudah cukup amalan untuk menghadap yang mempunyai kita? kalau belum apakah pantas melakukan perbuatan ini, ingatlah kita bukan binatang jadi sudah seharusnya tidak berbuat seperti binatang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya masalah ini sudah tidak asing lagi kalau kita tahu pada zaman ini, tetapi yang perlu dicermati adalah apakah kita sampai saat ini sudah cukup amalan untuk menghadap yang mempunyai kita? kalau belum apakah pantas melakukan perbuatan ini, ingatlah kita bukan binatang jadi sudah seharusnya tidak berbuat seperti binatang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ubah</title>
		<link>http://cerita.modelayu.com/kisah-nyata/pengalaman-petugas-asuransi.html/comment-page-1#comment-1337</link>
		<dc:creator>ubah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 01:48:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://pusatcerita.com/?p=240#comment-1337</guid>
		<description>Haruskah kita sedih atau gembira melihat keadaan ini ...?

teman benar-benar saatnya kini kita sadar kita dan meninggalkan semua keburukan menuju kebaikan, dan saling ajak mengajak ke kebaikan, mendirikan sholat terutama dengan berjamaah, barangsiapa yang mengawali ke kebaikan maka ia akan medapat pahala orang yang mengamalkannya dan barangsiapa yang megajak ke keburukan dia juga akan mendapat dosa orang yang mengamalkannya

mari teman kita bertobat tinggalkan segala keburukan
Para moderator, admin, tolong fikirkan kembali kegiatan kita ini

kita lihat hati kita, lihat lagi, lihat lagi
benarkah kita ini manusia hidup untuk hal-hal yang seperti ini ....

coba renungkan bagaimana kita menghadap Allah nanti ...



Kita tanya hati nurani tegakah kita bawa orang lain ke keburukan …?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Haruskah kita sedih atau gembira melihat keadaan ini &#8230;?</p>
<p>teman benar-benar saatnya kini kita sadar kita dan meninggalkan semua keburukan menuju kebaikan, dan saling ajak mengajak ke kebaikan, mendirikan sholat terutama dengan berjamaah, barangsiapa yang mengawali ke kebaikan maka ia akan medapat pahala orang yang mengamalkannya dan barangsiapa yang megajak ke keburukan dia juga akan mendapat dosa orang yang mengamalkannya</p>
<p>mari teman kita bertobat tinggalkan segala keburukan<br />
Para moderator, admin, tolong fikirkan kembali kegiatan kita ini</p>
<p>kita lihat hati kita, lihat lagi, lihat lagi<br />
benarkah kita ini manusia hidup untuk hal-hal yang seperti ini &#8230;.</p>
<p>coba renungkan bagaimana kita menghadap Allah nanti &#8230;</p>
<p>Kita tanya hati nurani tegakah kita bawa orang lain ke keburukan …?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

